YoGo SiiPh…

Tetap Berkreasi Dengan Apa Yang Ada

TEORI –TEORI PERKEMBANGAN MANUSIA

A. Teori Kognitif

Menurut Ratna Willis Dahar, konsep kognitif dapat di artikan sebagai suatu proses yang mementingkan cara berpikir insight, reasoning, menggunakan logika induktif dan deduktif. Dengan demikian menurut pandangan teori kognitif, manusia adalah makhluk rasional, demikianlah pandangan dasar para penganut teori ini. Berdasarkan rasionya manusia bebas memilih dan menentukan apa yang akan dia perbuat. Tingkah laku manusia semata-mata ditentukan oleh kemampuan berpikirnya. Semakin inteligen dan berpendidikan, otomatis seseorang akan semakin baik perbuatan-perbuatannya, dan secara sadar pula akan melakukan perbuatan-perbuatan untuk memenuhi keinginan atau kebutuhan tersebut.

Menurut teori ini,tingkah laku tidak di gerakan oleh apa yang disebut motivasi, melainkan oleh rasio. Setiap perbuatan yang akan dilakukannya sudah dipikirkan alasan-alasannya. Oleh karena itu setiap orang sungguh-sungguh bertanggung jawab atas segala perbuatannya. Disini tidak dikenal perbuatan-perbuatan yang berbeda diluar control rasio.

Pandangan di atas adalah pandangan para filsuf kuno seperti Sokrates, Plato, dan Thomas Aquinas. Bahkan pandangan ini pada masa yang silam hampir menjadi pandangan umum dikalangan masyarakat.

Didalam teori ini juga juga diletakkan pentingnya fungsi kehendak. Bahkan fungsi kehendak disejajarkan dengan fungsi berpikir dan fungsi perasaan, sejauh fungsi berpikir dapat dipertanggungjawabkan. Teori ini tidak menyadari bahwa kadang-kadang tindakan manusia itu berada diluar control rasio, sehingga sukar mempertanggungjawabkannya. Disinilah justru letak kelemahan teori ini, yaitu tidak dapat menerangkan tindakan-tindakan yang berada diluar control rasio. Apakah tindakan-tindakan semacam ini tidak termasuk dalam tingkah laku manusia? Hal ini akan terjawab bila konsep motivasi mendapat tempat dibelakang setiap tingkah laku, baik yang disadari maupun yang tidak disadari. Baca selebihnya »

Februari 22, 2011 Posted by | Ilmu Pendidikan | , , , , , , | 2 Komentar

BETON

BETON

Pasta adalah pencampuran antara semen dan air.

Mortar adalah pencampuran dari semen, air dan pasir.

Beton adalah pencampuran dari semen, air, pasir dan kerikil.

Dalam pembuatan beton harus memenuhi komposisi berikut :

Komposisi semen pada beton                         :7–15%

Komposisi agregat (halus dan kasar)                :61–76%
Komposisi agregat halus                                :30%

Komposisi agregat kasar                                :40%
Komposisi udara                                           :5%

Komposisi air                                               :15%

Keunggulan Beton:

1.      Ketersediaan material dasar

a)      Agregat dan air dipadatkan dari lokal.

b)      Tidak demikian dengan baja, harus pabrikisasi dan import.

c)      Ketersediaan kayu (masalah lingkungan).

2.      Kemudahan untuk digunakan

a)      Pengangkutan mudah.

b)      Bisa dipakai untuk berbagai struktur.

c)      Beton bertulang bisa dipakai untuk struktu berat.

3.      Kemampuan beradaptasi

a)      Bersifat monolit, tidak memerlukan sambungan seperti baja.

b)      Dapat dicetak dengan ukuran dan bentuk berbeda.

c)      Beton dapat diproduksi dengan berbagai cara yang disesuaikan situasi sekitar.

4.      Pemeliharaan Minimal

a)      Ketahanan beton cukup tinggi, lebih tahan karat tidak perlu dicat, tahan kebakaran. Baca selebihnya »

Februari 16, 2011 Posted by | Teknik Sipil | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Plumbing atau Instalasi Air

PLUMBING ATAU INSTALASI AIR

Instalasi air bersih harus direncanakan dengan benar agar distribusi air dalam rumah berjalan lancar dan efisien. Jika tidak direncanakan dengan baik (berkelok kelok dan bercabang banyak), distribusi air bersih akan terganggu. Pemipaan atau dalam bahasa Inggris disebut plumbing, merupakan sistem yang salah satu fungsinya untuk menyediakan kebutuhan air bersih. Namun kadang – kadang, sistem ini tidak berjalan semestinya sehingga penyediaan air yang dibutuhkan untuk kegiatan rumah tangga menjadi terganggu. Oleh karenanya, sistem instalasi air bersih harus direncanakan sejak awal dan dituangkan dalam bentuk gambar perencanaan instalasi.

Pengertian Instalasi Saluran Air Bersih

Instalasi saluran air bersih merupakan perencanaan pembangunan alur air bersih dari sumber air melalui komponen penyalur dan penyambungnya ke bak – bak penampungan air maupun kran-kran yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air dalam kehidupan sehari-hari.

Faktor-Faktor Penting dalam Instalasi Saluran Air Bersih :

1. Sumber Air
Rangkaian instalasi air bersih di dalam rumah, atau biasa disebut instalasi pipa sekunder, umumnya menggunakan pipa ukuran 0,5 inci. Namun ukuran instalasi pipa primer (dari sumber air ke instalasi dalam rumah) berbeda – beda bergantung pada sumber airnya.
-) Air PAM langsung dihubungkan ke instalasi pipa di rumah, maka pipa primernya menggunakan pipa berukuran sama dengan instalasi pipa sekunder,yaitu ukuran 0,5 inchi.
-) Air PAM didistribusikan ke instalasi pipa di rumah melalui bak penampung (tower air), maka pipa dari meteran PAM ke tower air menggunakan pipa ukuran 0,5 inci. Sedangkan dari tower air ke instalasi di rumah menggunakan pipa ukuran ¾ ,1 inci.
-) Air tanah, dengan bantuan jet pump, dialirkan langsung ke instalasi pemipaan di rumah. Instalasi pipa dari pompa ke instalasi di rumah menggunakan pipa yang berukuran sama dengan besar penampang pipa keluaran (outtake) di pompa.
-) Air tanah didistribusikan ke sistem pemipaan di rumah melalui tower air, maka pipa dari pompa ke tower air menggunakan ukuran yang sama dengan pipa keluar (outtake) dari pompa. Sedangkan dari tower air ke instalasi pipa di rumah menggunakan pipa ¾ inci,1 inci. Baca selebihnya »

Februari 13, 2011 Posted by | Teknik Sipil | , , | 11 Komentar

KOMUNIKASI PEMBELAJARAN

KOMUNIKASI PEMBELAJARAN

A. Pengertian Komunikasi, Teknik Dan Model Komunikasi Dalam Proses Belajar Mengajar

Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang menimbulkan efek tertentu. Proses belajar mengajar (PBM) merupakan suatu bentuk komunikasi yaitu komunikasi antara subyek didik dengan pendidik, antara mahasiswa dengan dosen, antara siswa dengan guru”. Di dalam komunikasi tersebut terdapat pembentukan (transform) dan pengalihan (transfer) pengetahuan, keterampilan ataupun sikap dan nilai dari komunikator (pendidik, dosen, guru) kepada komunikan (subyek didik, mahasiswa, siswa) sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.

B. Unsur-unsur komunikasi menurut Harold Lasswell :
1. Komunikator (Source, Sender)
2. Pesan (Message)
3. Media (Channel)
4. Komunikan (Receiver)
5. Efek (Effect, Influence)
Pada saat ini masih banyak didapati di berbagai institusi pendidikan, pelatihan, termasuk di Perguruan tinggi, yang dalam mengajar masih konvensional. Dalam arti, pengajar (baik guru atau dosen) mengajar secara alami sesuai dengan bakat mengajar yang dimiliki. Ada juga guru/dosen yang mengajarnya cenderung meniru gaya orang yang dahulu pernah menjadi guru atau dosennya. Kenyataan diatas akan menimbulkan beberapa persoalan, baik bagi pengajar maupun peserta didik. Tipe pertama misalnya, akan menimbulkan masalah bagi dosen/guru yang tidak mempunyai bakat mengajar atau mempunyai keterbatasan dalam menyampaikan pesan secara lisan, adapun untuk tipe kedua, jika tidak hati-hati, dosen/guru cenderung akan meniru gaya orang yang diidolakannya, tanpa melihat sisi kelemahannya.
Dalam penyampaian materi perkuliahan kepada peserta didik/audien, ada beberapa factor yang perlu dipertimbangkan, diantaranya adalah peserta didik, ruangan kelas, metode dan materi itu sendiri. Untuk dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan pada suatu perkuliahan, metode pembelajaran dan komunikasi harus mendapat perhatian khusus dalam setiap proses pembelajaran. Metode pembelajaran dan komunikasi tidak selalu harus sama untuk setiap materi.
Proses belajar (learning) adalah suatu perubahan yang relatif tetap dalam persediaan tingkah laku, yang terjadi sebagai hasil pengalaman. Ini berarti, hanya dapat dikatakan terjadi proses belajar bila seseorang menunjukkan tingkah laku yang tidak sama. Jika ia dapat membuktikan pengetahuan tentang fakta-fakta baru atau ia bisa melakukan sesuatu, yang sebelumnya ia tidak dapat melakukannya. Jadi, proses belajar menempatkan seseorang dari status kemampuan atau kecakapan (ability) yang satu kepada kemampuan/kecakapan yang lain.
Pengajar yang baik seharusnya memahami karakteristik siswanya agar ia sukses dalam melaksanakan peran mengajarnya. Dalam proses belajar mengajar kemungkinan akan menemui mahasiswa yang sulit untuk melakukan kontak dengan dunia sekitarnya, suka mengasingkan diri, cenderung menutup diri. Dalam kaitan dengan hal ini, maka dosen/guru hendaknya merencanakan proses belajar mengajar yang sesuai dengan keadaan dan kepribadian mahasiswa. Belajar mengajar sebagai proses (process), pada hakikatnya mengandung tiga unsur yaitu adanya input (bahan mentah yang akan diolah), process (kegiatan mengolah input) dan output (hasil yang telah diolah). Suatu proses dipandang baik apabila kualitas output lebih baik dari pada input. Input proses belajar mengajar adalah mahasiswa sebelum perkuliahan. Proses belajar mengajar adalah interaksi antara komponen-komponen belajar mengajar yaitu tujuan, bahan, metode dosen, mahasiswa, fasilitas dan penilaian. Output dari proses belajar mengajar yaitu peserta didik (mahasiswa) setelah menerima perkuliahan.
Komunikasi merupakan suatu yang sangat pokok dalam setiap hubungan orang-orang, begitu pula dalam suatu organisasi terjadinya komunikasi tentunya ada tujuan yang ingin dicapai. Hal sesuai dengan pendapat Maman Ukas mengemukakan tujuan komunikasi sebagai berikut :
1. Menentapkan dan menyebarkan maksud dari pada suatu usaha
2. Mengembangkan rencana-rencana untuk mencapai tujuan
3. Mengorganisasikan sumber-sumber daya manusia dan sumber daya lainnya seperti efektif dan efisien
4. Memilih, mengembangkan, menilai anggota organisasi
5. Memimpin, mengarahkan, memotivasi dan menciptakan suatu iklim kerja di mana setiap orang mau memberikan kontribusi. Baca selebihnya »

Februari 12, 2011 Posted by | Ilmu Pendidikan | , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

BANGUNAN TAHAN GEMPA

BANGUNAN TAHAN GEMPA

Rumah tembok merupakan simbol kemakmuran di mana pun di negeri ini. Namun, pilihan ini bisa mengancam keselamatan penghuninya karena tak mengikuti aturan struktur bangunan tahan gempa yang benar. Bila ingin memiliki rumah yang aman, cukup dengan material ringan dan itu pun tidak perlu biaya mahal.

”Mestinya penduduk di daerah rawan gempa mempertahankan rumah adat yang konstruksinya kayu yang berdinding anyaman bambu atau susunan papan. Rumah ini sejak dulu telah teruji keandalannya terhadap terjangan gempa,” ujar Pariatmono, pakar konstruksi tahan gempa dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

Namun, rumah tembok yang diintroduksi zaman kolonial Belanda sudah terlanjur diadopsi sebagai tanda tingginya tingkat kesejahteraan seorang kepala keluarga. Rumah kayu dan bambu warisan nenek moyang dianggap kuno dan murahan. Rumah kayu dengan ikatan yang benar lebih aman bagi penduduk di negeri yang rawan gempa ini karena lebih ringan dan lentur dibandingkan beton atau tembok.

Berpatokan pada prinsip semakin ringan struktur semakin kecil risiko bahaya keruntuhan bangunan, kemudian dikembangkan material alternatif. Peneliti di Pusat Permukiman Departemen Pekerjaan Umum Bandung membuat dinding yang dibuat dari anyaman bambu, kemudian diplester mirip tembok, tapi tebalnya hanya 5 cm.

A. Prinsip tahan gempa

Pembangunan rumah tahan gempa, menurut Yuskar, perlu mengacu pada konsep bahwa struktur harus menyatu dalam lingkup tiga dimensi, cukup kaku, kuat, dan liat atau tidak getas diguncang gempa. Denah harus berbentuk simetris seperti bentuk kotak dan lingkaran. Bentuk L tidak stabil menahan terjangan gelombang gempa.
Kekuatan bangunan tahan gempa dibagi dalam lima hierarki, mulai dari tanah hingga ke atap, semakin ke atas harus semakin ringan. Tanahnya harus terdiri atas tanah padat yang diberi lapisan batu dan pasir, lalu dipadatkan untuk menghindari terjadi likuifaksi atau pelembekan tanah karena gempa. Fondasi berupa semenan batu kali trapesium setinggi 50 cm-80 cm. Di atas fondasi dipasang kolom berisi tulangan besi, menopang balok ring dan struktur atap. Ketahanan akan gempa, kata Yuskar, kuncinya pada pemasangan angkur dan pelat yang mengikat atau tertanam di tiap bagiannya. Biayanya tak mahal. Biaya komponen angkur dan pelat hanya 5 persen total biaya. Yang mahal adalah bagian elektrik dan arsitektur, 60 persen. Baca selebihnya »

Februari 12, 2011 Posted by | Teknik Sipil | , , , , | 2 Komentar

Komputer Dasar

Komputer??????
Mungkin banyak orang yang punya komputer, baik PC maupun laptop. Dan banyak orang yang mahir sekali dalam menggunakan piranti tersebut. Tetapi jika ditanya apa sih itu komputer? Mereka hanya bisa menundukkan kepala dan bilang saya ga’ tahu. Sebetulnya itu sangat sepele, tapi kalau itu ditanyakan dan kita tidak bisa menjawab maka kita akan malu dan mungkin dipandang oleh orang lain bahwa kita hanya bisa memakai tetapi tidak tahu seluk beluk komputer bahkan definisipun tidak tahu. Maka dari itu saya menuliskan sedikit tentang apa yang saya ketahui, mulai dari definisi komputer, generasi komputer, bagian – bagian mendasar komputer, ASCII dan EBCDIC , 4-bit BCD , PC, MINI ataupun MAINFRAME , dll dan bisa di download disini komputer dasar

Februari 10, 2011 Posted by | Teknik Sipil | , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Aspek Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Usaha

USAHA=BANGKRUT??

Itu sudah biasa, tapi jangan karena bangkrut kita terus menyerah dan tidak mau melanjutkan lagi usaha kita. Dalam membuat usaha kita perlu mempertimbangan aspek apa saja yang perlu diperhatikan sehingga kita tidak gagal dalam menjalani usaha itu. Selain itu menjadi wirausahapun harus minimal mepunyai kriteria yang sekiranya mendukung kedepannya karena sebagaimanapun suksesnya kita berwirausaha tetapi kalau kita tidak mempunyai kriteria yang memadai dapat saja usaha kita hancur oleh kita sendiri. Maka dari itu saya akan memberikan sedikit tentang apa yang disampaikan di atas tadi dan bisa di download disini aspek penting dalam berwirausaha

Februari 7, 2011 Posted by | Kewirausahaan | , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Konsep Kewirausahaan

KONSEP KEWIRAUSAHAAN

Pengertian Kewirausahaan

  • Entrepreneur mengalihkan sumberdaya dari sektor ekonomi yang kurang produktif ke sektor ekonomi dengan produktivitas yang lebih tinggi (Jean Baptiste Say)
  • Pendorong perubahan teknologi dan pemicu pertumbuhan ekonomi dengan mengenalkan kombinasi baru yang mempunyai manfaat ekonomi dan sosial (Joseph Schumpeter)

Kombinasi baru berupa :

  • Produk
  • Proses
  • Material
  • Pasar
  • Metode organisasi

Entrepreneur

Organisasi atau individu yang memungkinkan berlangsungnya proses invention-development – commercialization. Pada setiap tahap melibatkan resiko. Ciri utama entrepreneur adalah       kesediannya untuk menanggung resiko . Baca selebihnya »

Februari 7, 2011 Posted by | Kewirausahaan | , , , , , | Tinggalkan sebuah Komentar

AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan)

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah kajian mengenai dampak besar dan penting suatu usaha dan/atau kegiatan yang direncanakan pada lingkungan hidup yang diperlukan bagi proses pengambilan keputusan tentang penyelenggaraan usaha dan/atau kegiatan di Indonesia. AMDAL ini dibuat saat perencanaan suatu proyek yang diperkirakan akan memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup di sekitarnya. Yang dimaksud lingkungan hidup di sini adalah aspek fisik-kimia, ekologi, sosial-ekonomi, sosial-budaya, dan kesehatan masyarakat. Dasar hukum AMDAL adalah Peraturan Pemerintah No. 27 Tahun 1999 tentang “Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup”.

Dokumen AMDAL terdiri dari :
• Dokumen Kerangka Acuan Analisis Dampak Lingkungan Hidup (KA-ANDAL)
• Dokumen Analisis Dampak Lingkungan Hidup (ANDAL)
• Dokumen Rencana Michelangelo Lingkungan Hidup (RKL)
• Dokumen Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup (RPL)
AMDAL digunakan untuk:
• Bahan bagi perencanaan pembangunan wilayah
• Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan
• Memberi masukan untuk penyusunan disain rinci teknis dari rencana usaha dan/atau kegiatan
• Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup
• Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan Baca selebihnya »

Februari 6, 2011 Posted by | Teknik Sipil | , , , | 6 Komentar

PERMASALAHAN PENDIDIKAN DI INDONESIA

APAKAH PENDIDIKAN DI INDONESIA SUDAH BAIK ?

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia menurut ukuran normatif. Menyadari  akan hal tersebut, pemerintah sangat serius menangani bidang pendidikan, sebab dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Reformasi pendidikan merupakan respon terhadap perkembangan tuntutan global sebagai suatu upaya untuk mengadaptasikan sistem pendidikan yang mampu mengembangkan sumber daya manusia untuk memenuhi tuntutan zaman yang sedang berkembang.

Namun dalam mereformasi pendidikan masih banyak permasalahan disana – sini yang agak dilalaikan dan dianggap tidak penting. Padahal hal yang dianggap tidak penting itu bila tidak segera ditangani akan meluas dan menyebabkan semakin bobroknya pendidikan di Indonesia, maka dari itu saya akan sedikit memberikan tentang permasalahan pendidikan di Indonesia ini yang bisa menjadi referensi dan harapannya kedepan kita bisa mengatasi permasalahan pendidikan ini mulai dari diri kita sendiri.MAKALAH permasalahan pendidikan

Februari 5, 2011 Posted by | Ilmu Pendidikan | , , | Tinggalkan sebuah Komentar

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.