Yogo Prihatono

Tetap Berkreasi Dengan Apa Yang Ada

KONSEP SIKAP DAN PERILAKU EMPATI

KONSEP SIKAP DAN PERILAKU EMPATI

Profesional merupakan sesuatu hal yang ada didalam diri di implementasikan secara totalitas, menekankan pada prinsip minat, bakat, menjiwai dan ideal. Hal ini juga harus didukung tanggung jawab dan disiplin. Segala sesuatu yang dikerjakan dilaksanakan dengan teliti, rapi, lengkap, dilandasi dengan kecerdasan,akhlak mulia dan ketaqwaan. Dan untuk mencapai itu semua harus melewati tahapan dan memupuk potensi yang ada didalam diri.

A. SIKAP

Sikap adalah kecenderungan individu untuk bertingkah laku berdasarkan pengetahuan,perasaan dan kemauan.

a. Sikap mengandung 3 komponen

Kognitif          (konseptual)

Efektif              (emosional)

Konoaktif       (kemauan bertindak)

b. Sikap memiliki 4 fungsi yaitu :

Sebagai instrument atau alat mencapai tujuan

Sebagai pertahanan ego

Sebagai ekspresi nilai

Sebagai fungsi pengetahuan

c. Sikap positif

Sikap positif terkait erat dengan keberhasilan seorang demikian sebaliknya. Oleh    sebab itu          sikap positif perlu dikembangkan dan dipelihara.

Cara mengembangkannya  diantarannya adalah :

Berupaya untuk pemenuhan diri

Melakukan dialog internal

Menghadapi masalah

Selalu melihat dari sisi baik

d. Sikap sosial

Sikap sosial dapat dibentuk melalui cara :

1. Adopsi

Proses Adopsi terjadi bilamana kejadian-kejadian terhadap objek sikap berulang-   ulang.

2.Diferensiasi

Proses Diferensiasi terjadi karena adanya perkembengan intelegensi,pengalaman    sejarah, dan bertambahnya usia

3.Integrasi

Proses integrasi terjadi secara bertahap, dimulai dengan berbagai pengalaman dengan         berhubungan dengan satu hal tersebut

4.Trauma

Proses trauma terjadi bilamana pengalaman yang tiba-tiba mengejutkan yang          meninggalkan kesan mendalam pada jiwa orang yang bersangkutan.

B. Empati

Empati adalah kemampuan memahami kerangka berfikir dan merasakan orang lain secara akurat dan menggunakan komponen emosional dan kognisi makna yang berhubungan dengan seolah-olah “as if” seperti yang dialami irang tersebut, namun tanpa pernah hanyut kedalam kondisi tersebut. Dengan demikian,empati berarti merasakan suasana hati atau kesenangan orang lain sebagai mana yang dia rasakan dan memahami penyebab seperti yang ia rasakan, tetapi tanpa pernah kehilangan pengakuan bahwa itu adalah seolah-olah saya yang terluka atau yang sedang berbahagia,dsb….

a. Kemampuan berempati

Kemampuan berempati berkembang sejak anak usia dini dan terus berkembang melaui proses pembelajaran.

Perilaku empati melipatkan kemampuan kognisi dan afeksi.

1. Kemampuan kognitif berfungsi memahami perasaan orang lain dan kemampuan untuk mengambil perspektif mereka.

2. Kemampuan afektif empati yang merupakan tanggapan emosional yang tepat bagi orang lain yanglagi dalam keadaan emosional

Kemampuan empati akan lebih mungkin meningkat apabila individu tersebut memiliki kedekatan dan keseringan berinteraksi, perilaku empati melibatkan ekspresi tidak saja bersifat verbal namun juga perilaku non verbal.

b. Individu

Bagi individu yang berperilkaku menyimopang seperti agresif dasn autis, kemampuan empati mereka tidak sebaik individual normal. Perilaku empati dapat diukur dengan berbagai istrumen, namun yang sering digunakan adalah “self reporting”. Dalam perkembangan teknologi instrumen medis seperti “fMRI memberikan instrument yang sangat signifikan untuk mengetahui kerja syaraf otak berkenaan dengan perilaku empati.

About these ads

Februari 2, 2011 - Posted by | Ilmu Pendidikan | , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. Kondisi global di era millenium ini, sikap empati orang terutama anak-anak dapat saja pudar, yang jelas di era millenium ini justru sikap egois yang lebih tumbuh subur, karena seolah-olah anak dapat memenuhi kebutuhan secara instan ! Contoh konkritnya adalah waktu anak dapat saja habis didepan games (Internet atau HP) sehingga tak peduli lagi orang lain/lingkungan ! Hati-hati !

    Komentar oleh SARIP HUSEIN | Maret 26, 2011 | Balas

    • iptek telah memanjakan kita dan kita tidak siap dgn itu, maka dari itu masih byk pnylhgunaan,,,,,
      salam kenal…..

      Komentar oleh yogoz | Maret 27, 2011 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: